03 October 2012

Diberitahukan kepada seluruh siswa siswi SMP Al-Ghazali, bahwa Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil 2012 akan dilaksanakan mulai tanggal 15 - 20 Oktober 2012.

Adapun jadwalnya, sesuai dengan jadwal masing masing mata pelajaran.

Selamat belajar!

01 October 2012

Musibah keluarga Zahra

Suasana hari ini sangat sejuk, burung-burung berbunyi merdu dan matahari bersinar dari ufuk timur, bunga-bunga yangada di sekitar rumah Zahra bermekaran.
Bapak Zahra adalah seorang penguasa yang terkenal, ibu Zahra seorang guru, dan Zahra masih duduk di bangku SD kelas, 5 setiap hari Zahra pulang pukul 12.30 dan ibunya 01.00, Zahra sangat sedih karena kedua orang tuanya tak pernah meluangkan waktu untuk Zahra.
Satu tahun kemudian rumah Zahra tambah mewah, tapi meskipun itu Zahra tak pernah bahagia karena dia tak poernah merasakan kasih sayang dari ke dua orang tuanya.pada suatu hari, papanya Zahra pulang dari luar negeri, Zahra sangat bahagia lalu Zahra berkata
Papa…! Zahra sangat rindu sama papa (Zahra berkata), papa juga nak, (papa menjawab), tapi papa tidak bisa meluangkan waktu untuk Zahra karena papa ada urusan di luar negeri, lalu Zahra berkata dalam hatinya, yaa…! allah kenapa ya…allah Zahra tak pernah mandapatkan kasih sayang dari seorang papa.
Keesokan harinya papa Zahra berangkat tanpa sarapan dan mama Zahra sangat kagum terhadap sikap suaminya yang tak pernah begini.
Pada suatu hari ada berita bahwa yang bernama Drs suetomo menikah dengan wanita.wanita itu pengusaha terkaya lalu Zahra tanpa sadar air matanya manggenang di pipinya.
Lalu mama Zahra dan Zahra meratapi hal yang terjadi pada keluarga Zahra, lalu Zahra Berkata, mama kenapa ma papa tegaSama Zahra, padahal Zahra ingin Sekali mendapat ikatan kasih Sayang dari papa?.
Emangnya Tuhan gak adil ya ma?.
Zahra kamu Jangan bilang begitu,
ini cobaan yang Berat bagi keluarga kita.
Kamu jangan sedih
Karena setiap cobaan pasti ada hikmahnya. Tapi ma ini tidak adil bagi Zahra, apa salah Zahra ma? Udahlah Zahra, mungkin ini takdir yang telah allah berikan bagi keluarga kita, tapi Zahra tidak terimah maa , mulai Zahra kecil hingga sekarang Zahra gak pernah merasakan betapa senangnya di sayang oleh seorang bapak. Kan masih ada mama. Satu bulan kemudian, akhirnya mamanya Zahra jatuh sakit. Dan badannya kurus dan kering mama harus kuat ini demi Zahra ma, mama tidak boleh menyerah ,Zahra tak ingin kehilangan mama karna di dunia ini tak ada siapa-siapa lagi kecuali mama bertahanlah untuk Zahra ma.
4 bulan kemudian Zahra menemani mamanya yang terbaring di kamarnya lalu mama Zahra berkata, Zahra kamu harus kuat menjalani semua cobaan yang ada di dunia ini,kalau kamu kuat,pasti mama juga kuat di alam sana. Maksud mama apa? Peganglah tangan mama nak, tatap mata mama! Lalu Zahra sangat sedih melihat keadaan mamanya. Zahra, mama minta kamu harus rajin belajar, mungkin mama dapat berpegangan tangan dengan kamu sampai di sini, maksud mama……! Zahra… (mama berkata sambil mengusap pipi Zahra), mama akan istirahat dulu untuk selamanya.mama akan memejamkan mata mama selamanya, mama………… (teriak Zahra) mama harus kuat mama…! Jangan tinggalin Zahra, Zahra gak punya siapa- siapa lagi selain mama yang sangat menyayangi Zahra. Lalu terdengar ucapan allahu akkbar lalu mata mama Zahra terpejam, hingga akhirnya Zahra selalu meratapi nasibnya.
Pagi harinya, Zahra menguburkan jazad mamanya, dan Zahra menangis di sisi kuburan mamanya, lalu ada seorang kiai datang ke sisi Zahra. Zahra jangan tangisi jazad mamamu!, lebih baik berdo’alah agar mama kamu di terima di alam sana.
Seminggu kemudian Zahra berteman dengan anak kiai itu, hingga akhirnya Zahra menikah dengan anak laki-laki pak kiai itu, yang membina rumah tangga yang bahagia, Zahra sangat bahagia. Inilah hikmah dari segalah cobaanku yang dulu pernah terjadi.


Oleh : Yono & Hanto

22 September 2012

HOLIMAN, KETUA BARU OSIS PERIODE 2012-2013

Sabtu (22/09) Suasana SMP Al-Ghazali terdengar gaduh. Bukan apa apa, para siswa berkumpul untuk mengikuti PILKASIS alias Pemilihan Ketua OSIS periode 2012-2013. Acara ini dilaksanakan di SMP AL-Ghazali dengan menjadikan ruang kelas 7 (tujuh) sebagai tempat pemungutan suaranya dari pukul 09.00 pagi hingga jam 13.00 siang.

PILKASIS kali ini dihelat dua putaran, yakni putaran pertama untuk pemilihan Calon Ketua dan putaran ke dua untuk pemilihan Ketua. Putaran pertama yang dilaksanakan pagi hari ini diikuti oleh empat bakal calon yang disusung oleh empat partai siswa. Bakal calon itu antara lain Suryadi, M Dikri, Holiman dan Aprilia. Setelah perhitungan suara putaran pertama selesai, Aprilia dan Holiman berhasil masuk dalam putaran ke dua. Keduanya memenuhi syarat untuk masuk putaran ke dua, yaitu dengan dukungan minimal lima suara.
Putaran ke dua dilaksanakan setelah shalat dzuhur setelah sebelumnya semua siswa melakukan salah satu kegiatan rutin, shalat dzuhur jama'ah. Akhirnya, setelah perhitungan suara tadi, Holiman berhasil menyingkirkan saingannya, Aprilia dengan dukungan lebih dari 60% suara.

Dengan terpilihnya Holiman sebagai ketua baru OSIS SMP Al-Ghazali periode 2012-2013, harapan keberlangsungan hidup OSIS SMP Al-Ghazali telah kembali memulai titik awal barunya yang cerah. Dan dengan terpilihnya Holiman ini, maka selesai pula acara PILKASIS yang dihelat sejak 19 Oktober lalu ini.

Semoga, Holiman bisa membawa OSIS SMP Al-Ghazali menjadi lebih baik dan lebih progresif!

Go a head!!!

07 September 2012

Mengenal Imam Al-Ghazali

Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali ath-Thusi asy-Syafi'i atau yang lebih dikenal sebagai Imam Al-Ghazali lahir di Thus pada 1058 M / 450 H dan meninggal di Thus pada tahun 1111 M / 14 Jumadil Akhir 505 H. Beliau adalah seorang filosof dan teolog muslim Persia, yang dikenal sebagai Algazel di dunia Barat abad Pertengahan.
Beliau memiliki gelar al-Ghazali ath-Thusi berkaitan dengan ayahnya yang bekerja sebagai pemintal bulu kambing dan tempat kelahirannya yaitu Ghazalah di Bandar Thus, Khurasan, Persia (Iran). Sedangkan gelar asy-Syafi'i menunjukkan bahwa beliau bermazhab Syafi'i. Beliau berasal dari keluarga yang miskin. Ayahnya mempunyai cita-cita yang tinggi yaitu ingin anaknya menjadi orang alim dan saleh. Imam Al-Ghazali adalah seorang ulama, ahli pikir, ahli filsafat Islam yang terkemuka yang banyak memberi sumbangan bagi perkembangan kemajuan manusia. Ia pernah memegang jawatan sebagai Naib Kanselor di Madrasah Nizhamiyah, pusat pengajian tinggi di Baghdad. Imam Al-Ghazali meninggal dunia pada 14 Jumadil Akhir tahun 505 Hijriah bersamaan dengan tahun 1111 Masehi di Thus. Jenazahnya dikebumikan di tempat kelahirannya.

Imam al-Ghazali mempunyai daya ingat yang kuat dan bijak berhujjah. Ia digelar Hujjatul Islam karena kemampuannya tersebut. Ia sangat dihormati di dua dunia Islam yaitu Saljuk dan Abbasiyah yang merupakan pusat kebesaran Islam. Ia berjaya menguasai pelbagai bidang ilmu pengetahuan. Imam al-Ghazali sangat mencintai ilmu pengetahuan. Ia juga sanggup meninggalkan segala kemewahan hidup untuk bermusafir dan mengembara serta meninggalkan kesenangan hidup demi mencari ilmu pengetahuan. Sebelum beliau memulai pengembaraan, beliau telah mempelajari karya ahli sufi ternama seperti al-Junaid Sabili dan Bayazid Busthami. Imam al-Ghazali telah mengembara selama 10 tahun. Ia telah mengunjungi tempat-tempat suci di daerah Islam yang luas seperti Mekkah, Madinah, Jerusalem, dan Mesir. Ia terkenal sebagai ahli filsafat Islam yang telah mengharumkan nama ulama di Eropa melalui hasil karyanya yang sangat bermutu tinggi. Sejak kecil lagi beliau telah dididik dengan akhlak yang mulia. Hal ini menyebabkan beliau benci kepada sifat riya, megah, sombong, takabur, dan sifat-sifat tercela yang lain. Ia sangat kuat beribadat, wara', zuhud, dan tidak gemar kepada kemewahan, kepalsuan, kemegahan dan mencari sesuatu untuk mendapat ridha Allah SWT.

Pada tingkat dasar, beliau mendapat pendidikan secara gratis dari beberapa orang guru karena kemiskinan keluarganya. Pendidikan yang diperoleh pada peringkat ini membolehkan beliau menguasai Bahasa Arab dan Parsi dengan fasih. Oleh sebab minatnya yang mendalam terhadap ilmu, beliau mula mempelajari ilmu ushuluddin, ilmu mantiq, usul fiqih,filsafat, dan mempelajari segala pendapat keeempat mazhab hingga mahir dalam bidang yang dibahas oleh mazhab-mazhab tersebut. Selepas itu, beliau melanjutkan pelajarannya dengan Ahmad ar-Razkani dalam bidang ilmu fiqih, Abu Nasr al-Ismail di Jarajan, dan Imam Harmaim di Naisabur. Oleh sebab Imam al-Ghazali memiliki ketinggian ilmu, beliau telah dilantik menjadi mahaguru di Madrasah Nizhamiah (sebuah universitas yang didirikan oleh perdana menteri) di Baghdad pada tahun 484 Hijrah. Kemudian beliau dilantik pula sebagai Naib Kanselor di sana. Ia telah mengembara ke beberapa tempat seperti Mekkah,Madinah,Mesir dan Jerusalem untuk berjumpa dengan ulama-ulama di sana untuk mendalami ilmu pengetahuannya yang ada. Dalam pengembaraan, beliau menulis kitab Ihya Ulumuddin yang memberi sumbangan besar kepada masyarakat dan pemikiran manusia dalam semua masalah.

Adapun beberapa diantara buku buku yang pernah beliau tulis adalah:
  • Ihya Ulumuddin (Kebangkitan Ilmu-Ilmu Agama), merupakan karyanya yang terkenal
  • Kimiya as-Sa'adah (Kimia Kebahagiaan)
  • Misykah al-Anwar (The Niche of Lights)
  • Maqasid al-Falasifah
  • Tahafut al-Falasifah, buku ini membahas kelemahan-kelemahan para filosof masa itu, yang kemudian ditanggapi oleh Ibnu Rushdi dalam buku Tahafut al-Tahafut (The Incoherence of the Incoherence).
  • Al-Mushtasfa min `Ilm al-Ushul
  • Mi`yar al-Ilm (The Standard Measure of Knowledge)
  • al-Qistas al-Mustaqim (The Just Balance)
  • Mihakk al-Nazar fi al-Manthiq (The Touchstone of Proof in Logic)

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Ghazali